Rea Kaltim Siapkan 5 ribu Hektar Plasma

Sementara itu, Head Of Plasma Development PT Rea Kaltim Plantations John PB Liwa dalam sambutannya mengatakan, Kebun Plasma adalah kebun yang diperuntukkan sebagai program kemitraan dengan petani peserta koperasi.Luas areal kebun plasma perdana yang ditanami pada tahap awal yaitu 1.500 hektar dari 5 ribu hektar yang direncanakan.“Target kami 2010 nanti, 5000 hektar lahan plasma itu terselesaikan penanamannya,” ujarnya.

Kebun plasma pola kemitraan dalam system satu menejemen/satu atap tersebut, yaitu pihak Rea Kaltim bermitra dengan koperasi masyrakat sekitar yaitu Koperasi Lahad Bersatu, wilayah kerjanya yaitu Desa Pulau Pinang, Perdana dan desa Layang.Jumlah calon peserta plasma yaitu 628 orang. Yang tersebar di Desa pulau pinang 315 orang, desa Perdana 161 orang, dan desa bukit laying 152 orang. Sedangkan lama penyiapan kebun plasma tersebut yaitu dari
16 mei s/d September 2009.“Pembiayaannnya yaitu dari Bank BPD kaltim, melalui program Bibit Sawit Sejahtera,” paparnya.

Sedangkan Direktur Corporate Affair PT Rea Kaltim Plantations Lisa Widya mengatakan, kebun plasma tersebut akan terus diawasi olen inti (PT Rea Kaltim) dengan sumber daya yang dimilikinya, diantaranya SDM berpengalaman yang diarahkan untuk mengelola dan memimbing petani plasma tersebut. Sehingga pada saat panen pihaknya siap membeli lalu memproses tandan buah segar (TDS) dari kebun plasma untuk dijadikan Crud Palm Oil (CPO).
“Rea Kaltim memiliki dua unit pabrik CPO berkapasitas mengolah 80 ton TBS/jam dan 60 ton TBS/jam,” paparnya.

Untuk bibit yang ditanam merupakan bibit unggul yang direkomendasikan oleh Dinas Perkebunan, yaitu didatangkan dari Papua New Guinea dan Costarica yang bisa berbuah dalam umur 2,5 tahun.Pihaknya akan selalu mengontrol perawatan lahan plasma agar bisa menghasilkan TDS berkualitas tinggi. Lalu Rea Kaltim akan membeli hasil dari lahan plasma tersebut.“Tujuan utama plasma itu adalah untuk mensejahterakan masyarakat
sekitar ,” pungkasnya.
sumber: kukar.go.id